Media
sosial merupakan salah satu media yang saat ini sangat popular diberbagai
kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Kepopularan media sosial dapat
terlihat dari semakin banyaknya pengguna melalui berbagai aplikasi. Lahirnya
media sosial bersamaan dengan lahirnya internet. Sifat inklusif dari internet
itu sendiri juga mempengaruhi tingkat kepopularan media sosial.
Media sosial yang paling sering digunakan secara global menurut data pada
tahun 2013 (http://web-assets.domo.com)
adalah Facebook dengan 4.166.667 pengguna. Disusul media sosial Instagram
dengan 1.736.111 pengguna, dan urutan ketiga adalah media sosial Vine dengan
1.0411.666 pengguna. Diurutan terakhir yaitu media sosial Uber (aplikasi untuk
memesan taxi secara online) dengan
hanya berjumlah 694 pengguna saja. Kemudian pada tahun 2015 (www.socialnomics.net)
menemukan fakta bahwa ada sekitar 1,09 miliar pengguna aktif sosial media
setiap harinya di Bulan Maret 2016. Dari data-data tersebut dapat disimpulkan
bahwa media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari,
seperti digunakan sebagai media untuk berkomunikasi.
Penggunaan media sosial tidak dapat terlepas dari
adanya interconnection-networking atau
yang dikenal dengan internet. Internet adalah sistem global dari seluruh
jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol
untuk melayani seluruh pengguna di seluruh dunia. Internet memiliki
berbagai fungsi, diantaranya yaitu :
- Mediating Technology : Internet dapat menjadi media untuk berinteraksi satu sama lain.
- Universality : Dengan menggunakan internet, batasan geografis tidak lagi dikhawatirkan. Dunia terasa luas, dalam artian seseorang dapat menunjukkan hasil karyanya ke seluruh dunia, misalnya ketika pembuat aplikasi di Indonesia memasukan software yang dibuatnya ke Appstore atau Google Play. Di sisi lain, internet juga mempersempit dunia. Karena kita dapat dengan mudah mendapatkan infromasi dari seluruh dunia.
- Network Externalities : Manfaat lebih dapat dirasakan apabila orang yang terhubung semakin banyak.
- Distribution Channel : Melalui internet kita dapat memasarkan berbagai produk, yaitu dengan mencantumkan informasi seputar produk tersebut. Tidak hanya berjualan, kita juga dapat mendistribusikan berbagai hal seperti musik, video, foto, dan sebagainya dari negara sendiri.
- Time Moderator : Dengan menggunakan internet dapat menghemat waktu. Seperti mendapatkan informasi mengenai negara, yaitu hanya dengan membuka Google dan mencari informasi yang kita ingin ketahui.
- Information Asymmetry Shrinker : Internet dapat membantu mengurangi kesenjangan informasi.
- Infinite Virtual Capacity : Internet telah memunculkan sebuah komunitas, yang dikenal dengan sebutan komunitas virtual. Anggotanya dapat bertambah kapan pun dan tidak ada batasan.
- Low Cost Standard : Pembiayaan internet jauh lebih murah dibandingkan dengan media komunikasi jarak jauh lainnya.
- Creative Destroyer : Dengan menggunakan internet, komunikasi dapat menjadi lebih interaktif dan lebih cepat dengan biaya yang cukup murah. Tetapi hal ini ternyata dapat menimbulkan dampak yang buruk. Internet dapat membunuh aplikasi yang telah ada. Seperti berubahnya koran menjadi E-News, buku menjadi E-Book, dan adanya aplikasi untuk memesan transportasi secara online.
- Transaction-Cost Reducer : Meringankan biaya transaksi. Contohnya seperti adanya sistem pendaftaran secara online. Adanya sistem tersebut dapat meringankan biaya, karena instansi yang terkait tidak perlu untuk membayar biaya kertas formulir, pegawai, konsumsi, maupun parkir.
Dari berbagai fungsi yang didapatkan dengan
menggunakan internet, kita juga harus dapat menggunakannya dengan baik. Jika
penggunaan internet digunakan dengan baik, dampak yang timbul juga akan baik.
Dan jika penggunaan internet digunakan dengan buruk, dampak yang timbul juga
akan buruk.










