# MORGAN PATAH HATI # ilham dan gita bertemu di taman kota, ditengah perbincangan, gita memuji dan mencubit pipi ilham mesra. seketika ilham langsung jatuh pingsan. morgan dan yang lain panic, lalu membawa ilham ke rumah gita, karena rumah gita lebih dekat dengan taman itu. “ham,, kamu gak apa-apa kan??” gita menggoyangkan kepala ilham pelan, berusaha untuk menyadarkannya. Rafael dan yang lain memandangi ilham yang masih terpejam di atas sofa. mereka jadi ikut khawatir. “ham, bangun dongg,, jangan bikin aku khawatir..” gita menggoyangkan kepala ilham sekali lagi, dengan ekspresi wajah semakin cemas. “bawa ke rumah sakit aja kali ya??” usul morgan. “hmm.. jangan deh!! inget kejadian waktu ilham jatoh pas main basket gak??” # trinnnnggg…* dari kepala mereka muncul gumpalan awan dengan gambaran kejadian yang di bahas rangga barusan,, hahah# flashback : waktu itu, kepala ilham bocor akibat jatuh saat main basket. karena pingsan, ilham langsung dibawa kerumah sakit. dan saat tersadar dari pingsannya, “huahhhhhh… pulang!! gua mau pulang!!” ilham berteriak dengan sepatu basket hanya sebelah, sambil berlari keluar ruangan. yang lain sibuk mengejar ilham yang larinya mirip kuda, cepet banget!! “ilham takut dokter!! gak tau apa alasannya,, “ lanjut rangga sambil melanjutkan makan popcorn yang ia beli ditaman tadi. #makan mulu da ahhh* “terus gimana dong??” tanya gita memndang yang lain satu persatu,. “siram air…” usul reza yang sedang bersandar ditembok mirip spiderman tentunya dia sedang tidur. #astagaaaaaaaaa# ide dari reza terkadang manjur. gita menyuruh pembantuya mengambil segelas air dan dengan segera gita mencipratkan beberapa kali air ke wajah ilham. namun, sampai wajah ilham basah semua, dia belum sadar juga. “kasih nafas buatannn!!!” tiba-tiba dicky berteriak sambil mengepal tangan ke atas.. layaknya orang yang sedang demo. *demo masak* “emangnya orang tenggelem??? etdah nih bocah!” bisma mulai sewot. “tapi boleh dicoba tuh..” Rafael mendukung usul dicky. “yang ngasih nafas buatann,, siapa??” tanya morgan. semua pandangan tertuju pada gita. seketika wajah gita berubah heran seolah mengetahui apa yang diinginkan para lelaki ini, mereka langsung berpindah pandangan, menjadi memandang reza yang masih tidur dengan gaya ala spiderman. namun tiba-tiba… “suiiiingggggggg….” reza berlari ssecepat kilat. “ahh,, lagi nutup mata tetep aja tau kalo kita lagi liat dia.. huh!!!” dicky sewot. pandangan kembali diarahkan. dan jatuh padaa… “jangan,, jangan gue!!! buset dah!! pada mabok ya lu pada,,!” bisma meronta-ronta saat kedua tangannya di pegang erat-erat oleh rangga dan rafel. kepalanya didekatkan dengan wajah ilham. #ya ampunn,, beneran pada mabok nih anak ckckck# “pada ngapain sih? hoammmmm” tiba-tiba ilham tersadar sambil ngulet seperti orang bangun tidur. dia juga menguap. *nah lo??* #tweng,,tuengggg.. ternyata dari tadi ilham bukan pingsan tapi tidur# “paling tadi gue Cuma pingsan 5 menit,, soalnya gue inget waktu naik taksi dan gita mangku kepala gue,, heheh” tutur ilham sambil cengengesan dengan wajah tak berdosa. waktu ilham pingsan ditaman, gita memanggil taksi untuk mengantar ilham kerumah gita, dan didalam taksi, gita memangku kepala ilham dengan cemas.#ternyata ilham malah keenakan,, huoooo# “hmmm,, dasar tahu goreng!!! gita sama kita semua ampe panik, eh ternyataa!” rangga ikutan jadi sewot. “hampir aja keperjakaan gue ilang!!” bisma bersandar di sofa sambil mengelus dadanya,, amaann. #alhamdulillah,,, apa jadinya kalo beneran ngasih napas buatan??? huahhh bisma gak perawan dah ah.# “ya udah,, kita pulang aja deh git.. udah malem juga gitu,” Rafael dan yang lain pamit pulang. didepan pintu, ilham sempat mengatakaan sesuatu pada gita. “maksih ya git udah mau dateng ke taman,, hmm besok aku ke kelas kamu boleh ya ,,” ilham terlihat guup. “iya,, bolehh,,” ucap gita terispu malu. ilham pun melambaikan tangan,dan niat melangkah,, namun ia kembali lagi. “oh iya,, satu lagi, “ ilham menggaruk kepalanya sebentar. “apa ham??” gita penasaran. “I HEART YOU gita..” ilham langsung berlari mengejar kawan-kawannya yang telah menunggu di gerbang. gita masih terpaku didiambang pintu. ia tak berniat melangkah sedikitpun sampai ilham dan yang lain hilang dari pandangannya. “I heart you.. to ilham..” gumam gita sambil tersenyum. keesokan paginya. ilham bangun lebih pagi. yang lain masih sarapan di kantin asrama, sedangkan ilham sudah berada di sekolah. “tumben banget, ilham bangun pagi??” tanya rangga yang sibuk berkutat dengan nasi goreng di hadapannya. “biasalah,, fall in love syndrome!!” sahut Rafael dengan nada suara bijak. “wedehhh,, apaan tuh??” dicky ikut berkomentar . “sindrom jatuh cinta!! intinya ilham itu lagi jatuh cinta beratttt!! begitoooo!!” sergah morgan. #### pulang jadi lebih awal karena ada rapat guru. seperti biasa, rafael dan kawan-kawan berkumpul di cafĂ© dekat asrama. “morgan mana???” tanya bisma yang menyadari kalau morgan tidak bersama mereka. “tadi dia bilang, , sandra baru pulang dari jerman, dia mau jemput di bandara..” jelas rangga. sepulang sekolah, morgan memisahkan diri dari yang lain dan segera menuju bandara saat mengetahui, kekasihnya sandra telah datang. dari jerman. jam menunjukan pukul 9 malam. morgan belum juga pulang ke asrama semenjak pulangs ekolah tadi. “morgan kemana sih?? jam segini belum pulang..” tanya rangga. “mungkin masih kangen sama Sandra…” ucap Rafael berusaha positif thingking. hari makin larut, menunjukan sudah pukul 11 malam. suara langkah morgan terdengar memasuki kamar asrama. ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang. ia terlihat lesu. rafel yang belum tidur pun menghampiri morgan. “lo kenapa gan?” “kesetian gue selama ini di anggap sampah !!” ucap morgan, tersenyum getir. “maksud lo apa sih??” Rafael semakin bingung. dibandara tadi siang. morgan menunggu bersama penjemput yang lain didepan pintu datangnya para penumpang dari jerman termasuk Sandra. morgan menunggu sampai 3 jam dan Sandra pun muncul, namun ternyata. “Sandra??” morgan terlihat kaget, begitu pula dengan Sandra. “mor,, morgan?” “aku kangen banget sama kamu sayang,,,” morgan berniat memeluk Sandra namun, Sandra terlihat menolak. “maaf morgan,, “ ucap Sandra, diiringi datangnya seorang lelaki berwajah bule . “dia siapa?” tanya morgan. “aku sama cristian..” Sandra melirik lelaki bernama cristian itu.”aku gak bisa bareng sama kamu lagi morgan,, maaf banget..” tanpa berkata apa –apa lagi, Sandra pergi meninggalkan morgan ditengah bandara sendirian. “dia selingkuh??” tanya Rafael, setelah morgan selesai bercerita. “kesetian gue dibalas sama perselingkuhan,, “ lagi-lagi morgan tersenyum getir. “gak selamanya cinta indah,, selalu ada masalah ,, sabar aja gan..” #####
Sabtu, 29 Januari 2011
SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART III (fanfict)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar