I Love Them~~

Mereka adalah teman dekat ku sejak duduk dibangku SMA sampai sekarang

Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda yang misterius..

Bisma SMASH menerima komen negatif

Walaupun mendapat berbagai komen negatif, Bisma tetap semangat

Me and My Virtual Community

Perkembangan teknologi media dari masa ke masa selalu memiliki dampak bagi kehidupan sehari-hari

Tampilkan postingan dengan label FANFICT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FANFICT. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 12 Februari 2011

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART VI (fanfict)

#bisma dan para mafia#

seseampainya diasrama. morgan langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang. memejamkan matanya lalu tersenyum. #lho?? ada apa inihhh??#

“lu kenapa gan??” tanya ilham menghampiri morgan.

morgan bengun dari tidurnya ,melangkah ke arah sofa dan menyandarkan tubuhnya diatas sofa itu,

“yahh,, nih bocah mabok kali ya?” seloroh rangga yang sedang… #apa lagi kalau bukan lagi makan?#

“si morgan abis keselek buku tulis kayaknya,,,!!!” sahut dicky dengan polosnya. #admin Cuma bisa ngelus dada,, ahahaha#

“what happened whit you boy???” sapa Rafael yang baru muncul dari dapur.

setelah kekacauan pesta pertunangan Sandra beberapa waktu lalu. morgan memberanikan diri menemui ayah Sandra ,tentunya ditemani sandra.

“saya serius kok oom sama Sandra,,,” ujar morgan ditengah perbincangan.

“yang benar????”

“iya oom, “

“oke kalau gitu, kebahagian Sandra adalah kebahagiaan oom juga. walaupun perusahaan oom terancam bangkrut, tapi Sandra lebih penting.,” jelas ayah Sandra sambil memandang Sandra yang duduk disamping morgan.

“ohhh ternyata restu dari bokap Sandra yang bikin lu senyum-senyum??” sahut bisma.

ayah Sandra menyetujui hubungan Sandra dengan morgan. #yeeaaayyy sorak sorayy bergembiraaaa#.

###beberapa waktu berlalu. liburan semester tiba.

morgan diajak keluarga Sandra untuk liburan di Bali. Rangga ,reza, dicky dan ilham memutuskan untuk pelang ke bandung menemui keluarga mereka. tersisa Rafael dan bisma yang masih betah di asrama dimusim liburan begini.

“liburan lahhh biss.. bête di asrama mulu!” usul Rafael saat mereka berdua pergi ke bazar dipusat kota.

“hmm kalo ke bandung bosen, ke ancol apa lagi!! “

“monas!!!” sergah Rafael dengan semangat.

“beuhhhh!!! ank bocah banget deh ide lu !!” sergah bisma. mereka berdua berjalan-jalan, sampai matahari terbenam. kendaraan tidak ada yang melintas menuju asrama mereka berdua, jalan ditutup karena ada bazaar. mau tak mau, isma dan Rafael pulang berjalan kaki. disebuah jalan sepi, bisma merasa ada yang mengikutinya.

“tunggu dehh ..” ucap bisma tiba-tiba sambil menghetikan langkahnya.

“kenapa bis??” tanya Rafael ikut menghentikan langkahnya.

“kok kayaknya gue ngerasa kalo kita lagi di ikutin sama orang ya??”

“jangan nakutin gue lah bis!! udah ah perasaan lu aja kali..” Rafael jadi paranoid. ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ,namun tak ada siapa-siapa selain mereka. akhirnya mereka berdua memutuskan berjalan kembali dan tak menghiraukan ucapan bisma tadi.

bisma menghentikan langkahnya lagi, lalu memegang bahu Rafael.

“tunggu!! kali ini gue yakin kalo kita diikutinn!!” bisma membalikan tubuhnya dan memastikan ada yang mengikuti mereka.

“udahlah bis..Cuma perasaan lu doang!” lagi-lagi Rafael tidak percaya.

“siapapun kalian,, keluar sekarang juga!!” teriak bisma. dia yakin bahwa ada yang mengikutinya. Susana semakin aneh saat bayangan muncul dari balik sebuah gedung tua. Rafael semakin paranoid. bisma memfokuskan pandangannya ke bayangan itu. lalu.. terdengar suara langkah mendekati bisma dan rafael yang tengah berdiri mematung disana.

“kali ini gue percaya bis sama lu!!” gumam Rafael ,berdiri dibelakang bisma.

“hebattt sekali..” ujar seorang laki-laki ber-jas hitam dan berkaca mata hitam si pemilik banyangan tadi.

“papa?” gumam bisma. lalu semua anak buah sandes yang mengikuti bisma tadi, muncul dari persembunyiannya. (sandes : nama ayah bisma)

ternyata bisma telah diikuti oleh geng mafia pimpinan ayahnya sendiri sejak tadi pagi.

“insting kamu memang bagus bisma,, itu sebabnya papa mau kamu jadi penerus papa! “ ujar sandes dengan cerutu ditangannya. sandes melangkah mendekati bisma. “jadilah pemimpin mafia ,, bisma..” lanjut sandes memegang bahu bisma.

bisma tak menjawab. pandangannya lurus kedepan. tak melirik sandes sedikitpun.

“papa, ingin kamu.. menjadi mafia handal di jaringan mafia tingkat internasional..” ujarnya lagi.

“bisma gak mau..” jawab bisma datar. sandes tersenyum getir. obsesi terbesar sandes adalah membuat bisma menjadi pemimpin besar mafia.

“baiklah,, mungkin kamu Cuma butuh waktu bisma.. “

“bisma gak butuh waktu.. sampe kapan pun bisma gak akan jadi mafia,,” bisma menatap sandes tajam. wajah sandes mulai terlihat emosi. tangannya merogoh saku, seperti mengambil sesuatu.ternyata sebuah pistol. beberapa saat kemudian pistol itu sudah ada ditangan kanannya. Rafael yang menyadari kalau sandes telah bersiap menembak bisma langsung mendorong sandes hingga terjatuh. tembakan sandes meleset. seketika semua anak buah sandes mengeluarkan senjata yang telah dipersiapkan mereka masing-masing dari sakunya. semuanya membidik ke satu arah, yaitu RAFAEL.

“tunggu..! “ teriak sandes sambil berusaha untuk berdiri.

“jangan ganggu Rafael!” ancam bisma.

“tak ada yang mengganggu temanmu bisma,,,” sandes melangkah mendekati Rafael, namun bisma menahannya. sandes kembali menunjukan wajah emosi sambil menatap bisma.

bisma dan Rafael berniat melangkah pergi. namun anak buah sandes yang lain menghadang mereka.

“tanda tangani kontrak ,,lalu kamu boleh pergi..” ujar sandes. lalu seorang anak buah sandes menyerahkan sebuah map berisi kontrak pada bisma. bisma tak menghiraukan dan kembali melangkah. namun, lagi-lagi dihadang.

“minggir!” ucap bisma dingin. ucapan bisma tak dihiraukan. bisma tak suka hal-hal yang membuang waktu . “minggir …” kali ini dengan nada suara sangat kesal. lalu…

“BUKKKK!!!” bisma memukul salah seorang yang menghadangnya hingga jatuh tersungkur. perkelahian terjadi. kini bisma dan Rafael harus melawan sekitar 10 orang anak buah sandes. sandes justru melangkah pergi entah kemana.

“bisma.. lu yakin bakal ngelawan segini banyak orang??” bisik Rafael yang berdiri membelakangi bisma.

“lawan aja lah…” sahut bisma yang juga berdiri membelakangi Rafael.

satu persatu anak buah sandes maju dan melontarkan pukulan mereka ke arah bisma dan rafael. namun dengan sigap semua pukulan itu ditangkis dengan mudahnya. sesekali bisma dan Rafael terkena pukul, dan wajah mereka sedikit memar. dan perkelahian itu berakhir.

“ahhh,,, liburan begini amat si??” keluh Rafael memegangi pelipisnya yang membiru.

“setelah gue lulus bakaln lebih parah dari ini…” jawab bisma memegangi sudut bibir kanannya yang berdarah.

mereka berdua melangkah gontai menyusuri jalan yang sepi menuju asrama. dengan luka dibeberapa bagian tubuh mereka, bisma dan Rafael menahan sakitnya.

##sementara itu,,,

“apaaa???” sandes terlihat marah saat mengetahui semua ank buahnya tak ada yang bisa mengalahkan bisma dan Rafael..

“susun rencana untuk buat mereka kapok!!!!” ujar sandes sambil menghisap cerutunya.


ada lanjutannya lagi di part VII!!


BY : SM*SH FANFICT COMUNITY :)

Minggu, 06 Februari 2011

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART V (fanfict)

#BISMA CALON MAFIA#

morgan tidak jadi berangkat ke bandung, karena Sandra ternyata masih mencintainya. saat itu juga morgan berlari menuju rumah Sandra.

di depan rumah Sandra, dan dengan koper ditangannya. morgan berkali-kali memanggil nama Sandra,.sampai akhirnya seorang pembantu membuka pintu dan menghampiri morgan.

“non Sandra baru saja pergi ..” tuturnya dengan logat jawa.

“kemana?”

“hmm, katanya mau ada acara di hotel milik tuan ..”

dengan segera, morgan berlari mencari taxi dan segera menuju hotel milik ayah Sandra. suasana hotel sudah ramai. sepertinya ada acara yang sedang digelar disana. morgan berniat masuk, namun dihadang oleh dua penjaga di depan pintu. morgan mengaku sebagai teman sekolahnya Sandra dijerman. akhirnya morgan diizinkan masuk.

didalam sudah ada sebuah panggung berukuran sedang. hiasan bunga disana-sini. acara yang sepertinya resmi.semua tamu undangan menggunakan pakaian formal.

“ya, acara puncak akan segera kita mulai…” ucap seorang pembawa acara yang berada diatas panggung diiringi tepuk tangan para tamu undangan. morgan masih sibuk mencari Sandra, sampai akhirnya Sandra terlihat berjalan ke arah panggung menggunakan gaun berwarna putih, sangat anggun.

“san.. Sandra…!!!” panggil morgan sambil menembus kerumunan tamu undangan.

“ya, inilah putri dari direktur kita… sandra dewi….!!!” ucap pembawa acara ,yang lagi-lagi diiringi tepuk tangan. morgan yang melihat Sandra sudah berada diatas panggung akhirnya menghentikan langkah, dan memandangnya dari jauh. tak berapa lama, seorang laki-laki yang taka sing bagi morgan, ikut naik ke atas panggung.

“cristian..” gumam morgan pelan.

“ya, gimana nih perasaan kamu Sandra??” tanya si pembawa acara,sambil menyodorkan mic.

“hmm, aku senang …” Sandra terlihat agak murung saat itu. berbeda dengan cristian yang sedang berdiri disampingnya. dia terlihat bahagia.

morgan melangkah lebih dekat ke panggung. Sandra melihat kehadiran morgan disana menjadi terkejut.

“morgan..” gumam Sandra pelan.

“ya, langsung aja kayaknya ya.. tukar cincin!!” si pembawa acara mengeluarkan sebuah kotak kecil yang berisi dua buah cincin dari saku bajunya.

morgan sangat terkejut. ternyata ini adalah pesta pertunangan Sandra dengan cristian.

“aku sangat senang hari ini, dan Sandra…” ucap cristian dengan bahasa indonesianya yang belum lancar. “will you marry me??” lanjut cristian menggenggam tangan Sandra erat.

“I wanna say something, criss..” Sandra berbisik pada cristian lalu memegang mic dan menghadap para tamu.

“aku , harus jujur tentang semuanya…” ucap Sandra sambil menunduk. diantara tamu undangan, berdiri kedua orang tua Sandra dan juga orang tuan cristian.

“aku mau menikah dengan orang yang aku cintai.. dan bukan karena bisnis semata..” lanjut Sandra dengan butiran air mata mulai mengalir di pipinya.

“maafin Sandra pa.. ma” Sandra memandang kedua orang tuanya.

“aku mencintai orang lain, dan orang itu bukan cristian..!!, aku tau kalau pertunangan ini berpengaruh pada masa depan perusahaan, tapi..” Sandra menghentikan ucapannya, lalu memandang morgan.

“nyatanya perasaan aku gak bisa dipaksa pa,, aku hanya mencintai morgan..” Sandra memberikan mic ditangannya pada si pembawa acara dan berjalan menuruni panggung.

“Sandra..” ucap morgan pelan.

“I heart you sayang..” sahut Sandra lalu memeluk morgan hangat.

cristian menuruni tangga dan meninggalkan acara itu dengan kesal. begitu pula dengan kedua orang tuanya. sedangkan ayah Sandra dan ibunya, menghampiri Sandra dan morgan.

“kalian berdua ..” ucap ayah Sandra dengan mata berkaca-kaca.

“maafin Sandra pa,, Sandra gak bisa bohong soal perasaan ini..” Sandra menangis sambil memeluk ayahnya. sang ayah tak menjawab apa-apa, ia hanya melangkah pergi meninggalkan Sandra.

“pa,,, papa!!! maafin Sandra pa…” Sandra semakin menjadi-jadi. morgan berusaha menenangkan Sandra.

##di taman

sore ini, semua berkumpul ditaman. bisma jadi aneh akhir-akhir ini. sibuk men-drible bola basket sendirian.

“kenapa si bisma??” tanya rangga.

“tau tuh,, dari kemaren maen basket terus..” sahut dicky.

“hhmmm,,, paling karena ada masalah,,” seloroh reza, yang ternyata tidak tidur.

“wedehhhhh.. reza kaga tidur!!! hebattt…” dicky bersorak sambil bertepuk tangan,#dicky is the master of rusuh .. hahaha#

“apa hubungannya ada masalah sama maen basket..?” Rafael ikut heran.

“gue gak sengaja baca surat dari bokap bisma.. katanya setelah lulus SMA, bisma harus jadi penerus bokapnya..” jelas reza sambil meneguk minuman soda.

“wah… jadi mafia dong!!!” ucap dicky dengan keras. seketika rangga langsung menutup mulut dicky dengan tangannya.

ibu bisma meninggal saat ia dilahirkan. dari kecil, bisma dirawat oleh neneknya .namun saat bisma masuk SMA , neneknya meninggal dan bisma memutuskan tinggal diasrama. 17 tahun sudah ,ayah bisma tak pernah menemuinya. sampai akhirnya datang surat dari ayah bisma dan memintanya ikut menjadi geng mafia. ayah bisma yang dikenal bernama sandes, terkenal sebagai ketua geng mafia paling ditakuti. polisi tidak pernah bisa menangkapnya karena jaringannya sudah terlalu luas. bisma yang merupakan anak satu-satunya , diminta sandes untuk menjadi mafia juga.

“bisma mau ga??” tanya rangga,

“kayaknya enggak,, soalnya dari awal juga bisma udah gak suka sama hal yang berbau kejahatan kayak geng mafia gitu,,” jelas reza dengan bijak. #bisa bijak juga nih orang hahah#

bisma memang selalu bermain basket saat dia ada masalah atau dalam keadaan bimbang,. bisma lebih memilih menghabiskan waktunya men-drible bola, dari pada mendatangi bar dan minum-minum seperti orang kebanyakan saat mengalami depresi.

“setelah lulus, bisma pasti bakal di kejar-kejar sama anak buah bokapnya sampe dia mau jadi mafia juga…” tebak dicky dengan wajah serius.

“betul itu…!!!” ucap rangga mengiyakan.

“jadi mafia bukannya enak ya?? kayak di film james bond gitu…” Rafael ikut berkomentar .

“gue rasa bisma gak ada bakat jadi mafia,,, dia lebih bakat jadi… tukang bakso!!!” seloroh dicky sambil tertawa. tiba-tiba dari belakang bisma menghampiri dan memukul kepala dicky menggunakan bolanya pelan.

“gue gak akan jadi mafia,, cukup bokap gue aja. selama ini udah banyak yang jadi korban gara-gara keluarga gue..” tutur bisma sambil mengelap keringatnya.

“maksud lu?” rangga penasaran.

“bokap gue, adalah keturunan ke tiga yang jadi mafia dikeluarga gue. buyut, kakek, dan bokap gue udah jadi bahan omongan disetiap kasus pembunuhan atau pemberontakan..” lanjut bisma.

“gue harap sih, lu jangan jadi mafia juga…” sahut dicky memegangi kepalanya yang masih sakit.

“gue harap juga gitu, jadi mafia gak mudah! harus ngorbanin apapun yang kita punya termasuk nyawa kita sendiri…” bisma menceritakan semuanya.

dicky dan rangga jadi ngeri sendiri. Rafael dan reza justru tertarik dengan kisah bisma.

##malam hari di asrama

morgan baru pulang dan langsung merebahkan tubuhnya diasrama.

“baru pulang jam segini??” ucap ilham menghampiri morgan.

morgan tersenyum sambil memejamkan matanya. otomatis semuanya jadi bingung.

“lu kenapa sih gan?? kepentok meja?” tebak dicky.

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART IV (fanfict)

#cinta takkan kemana-mana #

##disekolah.

sebelum bel tanda masuk berbunyi ilham datang ke kelas gita. #ngapel jaman sekarang emang begini modelnya#

“git,, “ sapa ilham yang duduk disamping gita.

“apa?”

“hhmmm gita,,,” ilham lagi-lagi memanggil gita, yang saat itu sedang membaca.

“apaaa…” gita mulai kesal.

“gitaaaa” kali ini ilham dengan suara agak keras.

“apa sih ham??” gita langsung menutup bukunya, dan memandang ilham dengan tatapan kesal.

“mau jadi pacar aku ga??” ucap ilham dengan cepat. wajah gita berubah heran bercampur malu. bibirnya perlahan mengembangkan senyuman,

“bisa diulang gak??” pinta gita dengan suara manja.

“hah?? hmm,, gak ada reka ulang..” ilham menunduk tak mau menatap gita.

“ohh ya udah,, gak usah dijawab kalo gitu..” ancam gita sambil membuka bukunya kembali.

“ehh… iya,iyaaa… gitu aja ngambek” ilham berusaha merayu. dengan senyumannya,gita kembali menutup bukunya dan memandang ilham.

“jadi??” tanya gita.

“kamu mau jadi pacar aku gak?? “

“gak dengerrr..” ucap gita manja.

“mau jadi pacar aku gak??” nada suaranya mulai tinggi.

“masih gak dengerrr,,”

“kamu mau jadi pacar aku gak ????” ilham berteriak sambil memandang gita.

seketika kelas gita yang tadi riuh, menjadi hening seketika, dan…

“cieeeeeee,,,cieee,,,,” seisi kelas meledek gita dan ilham. #cieee,,,admin ikut godain ahh.. hehe#

ilham memandang gita, dengan ekspresi wajah gugup dan tidak memperdulikan orang-orang disekitarnya.

“oke,, “ jawab gita singkat,

“hah??” ilham masih tak percaya.

“I HEART YOU TO muhamad ilham fauzie…” ucap gita dengan senyuman paling manis yang dimilikinya. ilham tak berkata apa-apa. matanya berbinar.

“aku balik ke kelas ya,,, git” ucap ilham dengan malu-malu. gita hanya tersenyum sambil menganggukan kepalanya.

setelah keluar dari kelas gita. ilham berdiri diambang pintu lalu berlari ketengah lapangan. sambil berteriak .

“wuhuuuuu..!!! yeahhh…” #RSJ masih kosong kan ya?? hahah#

romantika cinta. saat istirahat gita dan ilham sibuk berduaan di kantin. reza tidur di UKS, Rafael duduk di taman sambil dengar music, morgan menyendiri di kelas, rangga dan dicky rebutan ice cream #hahaha rusuh# sedangkan bisma main basket.

“tumben amat, si bisma maen basket??” gumam dicky pada rangga, yang masih berusaha mempertahankan ice cream coklat-nya.

“iya ya? padahal dia lebih suka merenungi nasib di perpus!!” sahut rangga , yang tak sadar kalau ice creamnya mulai meleleh.

sepertinya ada yang aneh dengan bisma. dia tak biasanya bermain basket di jam istirahat. ada apa ya?? #jawabannya dipart 5 #

#lobi asrama,sepulang sekolah.

semua menjadi heran dengan sikap morgan hari ini. karena morgan yang telah menunggu Sandra, kekasihnya hampir tiga tahun ,namun penantiannya itu dibalas dengan perselingkuhan. Sandra memilih bersama cristian, seorang bule berkewarganegaraan perancis.

“lu kenapa si gan?? gak semangat amat kayaknya..” tanya bisma yang saat itu sedang berkumpul di lobi asrama.yang lain ikut menunggu jawan morgan, tapi justru morgan beranjak pergi ke kamar.

“buat sekarang, biarin dia sendiri hmmm,,, dan satu lagi,,,” Rafael menghentikan ucapannya,”jangan ada yang ngomong atau nanya soal Sandra.. oke!” lanjut Rafael.

##malam hari .di kamar asrama.

“lu mau ke bandung???” tanya rangga yang kaget karena morgan tiba-tiba memutuskan untuk pergi ke bandung selama 2 minggu,.

“gue Cuma bentar kok,, lagian kalo nunggu libur semester kan masih lama..” ucap morgan yang sibuk merapikan pakaiannya ke dalam koper.

“terserah lu juga sih gan..” ucap Rafael mengiyakan.

keesokan harinya, ilham dan kawan-kawan mengantar morgan ke stasiun kereta. setelah morgan naik ke kereta, mereka pun berkumpul di café dekat asrama, seperti biasa.

“gan,,,” panggil Rafael saat morgan hendak menaiki kereta.

“gue tau kenapa lu pergi ke bandung, karena sandra kan?” lanjut Rafael memegang bahu kanan morgan.

“gue gak mau terlarut sama suasana yang bikin gue jadi badmood.. mendingan gue pergi ke bandung..” ucap morgan sambil tersenyum menahan kesedihannya.

“Sandra bilang sesuatu ke gue,,” ucap Rafael sesaat setelah dia menunduk. sontak morgan terkejut dengan yang dikatakan Rafael.

Sandra menelpon Rafael semalam. Sandra bercerita sebenarnya cristian hanya lelaki yang dijodohkan oleh ayahnya. di bandara Saat berhadapan dengan morgan, Sandra berpura-pura meninggalkan dan membenci morgan karena saat itu ada cristian bersamanya.jika Sandra menolak perjodohan ini, maka perusahaan milik ayah Sandra terancam bangkrut , karena saham terbesar dipegang oleh ayah cristian.

“kenapa Sandra gak cerita ke gue?” tanya morgan dengan wajah kesal.

“sebenernya gue juga gak di izinin buat ngomong ini ke lu gan.. tapi gue rasa lu harus tau juga..” jelas Rafael dengan tatapan menyesal.

morgan sedikit bimbang. antara tetap pergi ke bandung atau menemui Sandra yang, ternyata masih mencintainya.

“gue harus ke rumah Sandra…” ucap morgan berniat pergi, namun ditahan oleh Rafael.

“lu nyari mati namanya…!! bokap Sandra tuh udah jodohin Sandra sama cowok lain gan!!

“gak akan rugi walaupun gue ditembak mati didepan Sandra…” sergah morgan, dan tetap berlari menuju rumah Sandra.

ilham dan kawan-kawan, yang sedang menunggu dikursi seketika heran kenapa morgan berlari begitu cepat.

Sabtu, 29 Januari 2011

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART I (fanfict)

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART I (fanfict)

Tujuh cowok super keren ini tinggal satu kamar di asrama. Memang sangat romantis *hehe*. Baik buruknya mereka sudah diketahui masing-masing. Termasuk soal cewek. Ilham menyukai seorang cewek adik kelasnya yang bernama gita.

Walau ilham paling jago soal wanita bukan berarti dia bisa menyatakan suka ke gita dngan gampangnya. Hari ini, dengan bantuan teman-temannya , maka ilham berniat menyatakan cinta.Mereka berkumpul di café setelah pulang sekolah.

Morgan : “ham, loe itu harus tahu dulu tentang gita!!”

Rangga : “betul tuh.. betul” (sergah rangga seketika,sambil menunjuk wajah Ilham. Dengan cepat Ilham menjauhkan wajahnya dari telunjuk rangga yang beresiko untuk mencolok matanya). #haha bejebeww##

Ilham : “caranya..?” (memandang temannya bergantian).

Tiba-tiba morgan berdiri dan ..

Morgan : (setengah berteriak) “GAMPANGG!!!!! CARANYAA.… hmmm caranya…”

Bisma : “busehh.. ngomong aja sampe 8 oktav gitu..!!” (bisma yang sedari tadi fokus pada makanannya malah ikut protes tapi langsung melanjutkan makannya lagi).**haduhhhhh**.

Rafael : “gimana caranya gan??”

Morgan : “CARANYA ADALAH…” berdiri sambil mengacungkan tangannya.

Morgan : ”hmm tanya reza aja dah, hehe…” (kembali duduk).

Temannya yang lain hampir ayan karena jawaban morgan tadi.#hahah morgan rusuh#

Dicky : “hmm,, reza mana?? Tadi dia ikut kan?” (sambil celingukan mencari reza yang tiba-tiba hilang).

Dicky : “sejak kapan reza bisa sulap dan ngilangin diri??”. *huhahahha kacau nih mang iky*

Bisma : “tulalitnya kambuh nih..musti di jedotin dulu”.

Ilham : “tuh dia….” (sambil menunjuk ke arah sebuah bangku taman diluar café).

#gubrak…# reza sedang tidur dengan nyenyaknya.

Rangga : “udahlah jangan andalkan dia.. “.

Ilham tak pernah mencari tahu tentang gita sebelumnya. Dia tidak tau soal kesukaan atau kegemeran gita, bahkan rumahnya gita pun tak tahu. Kali ini mereka serius memikirkan nasib percintaan ilham. Di meja bundar café itu, mereka saling bertukar pikiran, seperti sidang-sidang itu loh.

Rangga : “rencananya gimana?”.

Morgan : “gita itu pinter.. dan biasanya orang pinter suka juga sama orang pinter juga. Nahhh ham, loe peringkat berapa deh dikelas??”.

Ilham : “hhmm peringkat 4…”.

Morgan : “perfect,,, hahaha lumayan lah!”

Ilham : “peringkat 4 dari belakang!!” #bletakkk…# yang lain pada jatoh dari kursi.

Bisma : “kirain peringkat 4 dari tengah!!!” sergah bisma. #emang ada dari tengah??#

Mereka pun melanjutkan rencana selanjutnya.

Morgan : “reza kan pinter tuh.. minta les private aja sama dia!!”.

Namun Tiba-tiba dicky menunjukan wajah berpikir sambil memegangi dagunya.pandangannya serius.

Rafael : “si dicky lagi mikir??”.

Dicky : “gini..toilet dimana sih?

Dicky langsung kocar-kacir mencari toilet.

Ilham :“emangnya orang pinter selalu suka sama yang pinter juga ya??”

Rangga : “iya lahhhh…!!” (sambil menunjuk wajah ilham hingga hampir mencolok mata).

Ilham : “reza pinter tapi dia ga suka cewek pinter tuh..” (sambil menunjuk reza yang masih tidur di bangku taman).

Rafael : “ah,, si reza emang pernah suka sama cewe??”

Rangga : “maksud lu, si reza hombreng??”

Rafael : “ngapa?? Lu mau mau ma dia?? Ahhaaa” (sambil tertawa).

Rangga : “eh sorry.. kalo gue homo ,, bakalan milih-milih…!!!!!”.

Akhirnya mereka pun memutuskan untuk menjadikan reza guru private untuk Ilham.

BY : SM*SH FANFICT COMMUNITY J

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART II (fanfict)

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART II (fanfict)

#ilham lagi PEDEKATE…# no neng no neng… *music ala doraemon

Setelah les private dengan reza, ilham merasa kurang puas walaupun nilainya jadi bagus dan meningkat, tapi gita tetap gak melirik ilham.

Ilham : “percuma lah guys,, gak ngefek…”.

Morgan : “mungkin menurut dia, nilai lu masih kurang kalii,,,”

Rangga : “cari cara laen lah,,,supaya nilai lu tambah tinggi lagi”

Reza : “siuww…siuw..siuww…”

Yang lain memperhatikan cerita ilham, sedangkan dicky?? Dicky memang menyimak cerita ilham sih, tapi …

Dicky : “supaya ilham tambah pinter,, gimana kalo suruh dia les private sama reza!! Oke kan ide gue!!”

Reza : “pada berisik ya.. kasih aja bunga!! Cewek kan suka bunga!!! “ (setengah berteriak).

Reza : “Siuwww…siuwww “

Morgan : “GOOD IDEA!!!”

Semua membagi tugas. Rafael dan morgan pergi ke toko bunga karena Cuma Rafael yang punya kendaraan (motor vespa) , ilham siapin mental bareng bisma, rangga beli makanan , dicky ikut rangga , dan reza..? YA TIDUR LAH.. NGAPAIN LAGI??. Taman kota jam 4 sore. Itu pesan yang ditulis di kertas kecil berwarna merah yang di taruh dalam amplop kecil dan dititipkan ke teman gita, putri titian.

Tian : “surat apaan nih??”

Dicky : “kasih aja ke gita,, don’t talk many many lah,,, “

Tian : “dari siapa??”

Ilham : “gini ya tian,,”

Ilham : ”itu surat buat gita,, lu kasih aja ke dia,, pliss bantu kita dong ya..”

Dicky : “huahhhhhhhh.. ilham playboy cap kacang telor emang jago masalah beginiann..” (gumam dicky yang berdiri di balik Rafael).

Bisma : “kalo jago,, dia udah dapetin gita dari jaman nenek gue Berjaya dondong..!!”

Tian : “oke.. kalo gitu,”

Ilham dkk : “wuhuuuuuuu…. Yesss!!! Hahaha” (saling tos dan berteriak)

Pak Waryono : (memukul Ilham dkk dengan penggaris panjang yang terbuat dari kayu, menghantam kepala mereka satu persatu).

Dicky : “sakit woyy!!” (sambil mengelus-elus kepalanya)

Pak Waryono : “bocahh uedaaaannn!!! Berisik tenan!! Ganggu saja”

Morgan : “maaf pak..hehe maaf ya pa..”

Pak Waryono : “iya, saya maafkan tapi lain kali kalau begini lagi. Tidak ada maaf bagi kalian”

Morgan : “iya pak”

Rangga : “hhmm, kata bapa TEBE !! kalo di gebuk pake penggaris KABUUURRRR!!”

Jam 4 sore ilham telah duduk dibangku taman tepi danau dengan sebuket mawar putih, ditangannya ia siap menemui gita.Morgan dan rangga bertugas menjaga pintu gerbang taman untuk memastikan gita datang apa belum, dicky dan bisma adalah seksi dokumentasi, mereka bertugas memotret kejadian dua sejoli ini. Reza dan Rafael menunggu di foodcourt dekat ilham menunggu gita. Sip, tugas telah terbagi.

Rangga : “gita !! gita,, itu gita…!!” (sambil menunjuk gita yang tengah berjalan ke arah gerbang).

Morgan : “oke,,, kita kasih tau ilham sekarang..! “ (Morgan dan Rangga menuju ilham dan memberitahukannya lalu menunggu di foodcourt bersama Rafael dan reza.

Beberapa waktu kemudian, gita terlihat berjalan mendekati ilham yang tengah berdiri terpaku memandang kecantikan gita sore itu. Dress pink dengan rambut terurai.. pita ungu berhias di rambutnya dan senyumannya..sempurna.

Ilham : “oh iya,, bunga ini buat kamu,, semoga suka yah..”

Gita : “bagus banget.. thanks ya, ini pertama kalinya aku dikasih bunga, mawar putih lagi..“

Dari kejauhan,Bisma memotret adegan romantis itu, , dengan seksama. Dan yang lain tetap menunggu di foodcourt sambil tertawa puas. Rencana mereka berhasil.

Ilham : “bagus deh kalo suka..”

Gita : “kamu baik banget si ham, hehe” (sambil mencubit Ilham).

Ilham tak berkata apa-apa, ia masih terpaku dengan apa yang dilakukan gita tadi.

Ilham : (jatuh pingsan)

Gita : “ham,, kamu ga apa-apa??”

Semenjak itu, Ilham dan Gita semakin dekat. Dan akhirnya, mereka berdua berpacaran.

Ilham : “makasih ya semua udah mau bantuin gue sampai gue jadian sama Gita.”

Morgan dkk : “siiippp!!!!!!”


SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART III (fanfict)


# MORGAN PATAH HATI #

ilham dan gita bertemu di taman kota, ditengah perbincangan, gita memuji dan mencubit pipi ilham mesra. seketika ilham langsung jatuh pingsan. morgan dan yang lain panic, lalu membawa ilham ke rumah gita, karena rumah gita lebih dekat dengan taman itu.

“ham,, kamu gak apa-apa kan??” gita menggoyangkan kepala ilham pelan, berusaha untuk menyadarkannya.

Rafael dan yang lain memandangi ilham yang masih terpejam di atas sofa. mereka jadi ikut khawatir.

“ham, bangun dongg,, jangan bikin aku khawatir..” gita menggoyangkan kepala ilham sekali lagi, dengan ekspresi wajah semakin cemas.

“bawa ke rumah sakit aja kali ya??” usul morgan.

“hmm.. jangan deh!! inget kejadian waktu ilham jatoh pas main basket gak??”

# trinnnnggg…* dari kepala mereka muncul gumpalan awan dengan gambaran kejadian yang di bahas rangga barusan,, hahah#

flashback :

waktu itu, kepala ilham bocor akibat jatuh saat main basket. karena pingsan, ilham langsung dibawa kerumah sakit. dan saat tersadar dari pingsannya,

“huahhhhhh… pulang!! gua mau pulang!!” ilham berteriak dengan sepatu basket hanya sebelah, sambil berlari keluar ruangan. yang lain sibuk mengejar ilham yang larinya mirip kuda, cepet banget!!

“ilham takut dokter!! gak tau apa alasannya,, “ lanjut rangga sambil melanjutkan makan popcorn yang ia beli ditaman tadi. #makan mulu da ahhh*

“terus gimana dong??” tanya gita memndang yang lain satu persatu,.

“siram air…” usul reza yang sedang bersandar ditembok mirip spiderman tentunya dia sedang tidur. #astagaaaaaaaaa#

ide dari reza terkadang manjur. gita menyuruh pembantuya mengambil segelas air dan dengan segera gita mencipratkan beberapa kali air ke wajah ilham. namun, sampai wajah ilham basah semua, dia belum sadar juga.

“kasih nafas buatannn!!!” tiba-tiba dicky berteriak sambil mengepal tangan ke atas.. layaknya orang yang sedang demo. *demo masak*

“emangnya orang tenggelem??? etdah nih bocah!” bisma mulai sewot.

“tapi boleh dicoba tuh..” Rafael mendukung usul dicky.

“yang ngasih nafas buatann,, siapa??” tanya morgan.

semua pandangan tertuju pada gita. seketika wajah gita berubah heran seolah mengetahui apa yang diinginkan para lelaki ini, mereka langsung berpindah pandangan, menjadi memandang reza yang masih tidur dengan gaya ala spiderman. namun tiba-tiba…

“suiiiingggggggg….” reza berlari ssecepat kilat.

“ahh,, lagi nutup mata tetep aja tau kalo kita lagi liat dia.. huh!!!” dicky sewot.

pandangan kembali diarahkan. dan jatuh padaa…

“jangan,, jangan gue!!! buset dah!! pada mabok ya lu pada,,!” bisma meronta-ronta saat kedua tangannya di pegang erat-erat oleh rangga dan rafel. kepalanya didekatkan dengan wajah ilham. #ya ampunn,, beneran pada mabok nih anak ckckck#

“pada ngapain sih? hoammmmm” tiba-tiba ilham tersadar sambil ngulet seperti orang bangun tidur. dia juga menguap. *nah lo??*

#tweng,,tuengggg.. ternyata dari tadi ilham bukan pingsan tapi tidur#

“paling tadi gue Cuma pingsan 5 menit,, soalnya gue inget waktu naik taksi dan gita mangku kepala gue,, heheh” tutur ilham sambil cengengesan dengan wajah tak berdosa.

waktu ilham pingsan ditaman, gita memanggil taksi untuk mengantar ilham kerumah gita, dan didalam taksi, gita memangku kepala ilham dengan cemas.#ternyata ilham malah keenakan,, huoooo#

“hmmm,, dasar tahu goreng!!! gita sama kita semua ampe panik, eh ternyataa!” rangga ikutan jadi sewot.

“hampir aja keperjakaan gue ilang!!” bisma bersandar di sofa sambil mengelus dadanya,, amaann. #alhamdulillah,,, apa jadinya kalo beneran ngasih napas buatan??? huahhh bisma gak perawan dah ah.#

“ya udah,, kita pulang aja deh git.. udah malem juga gitu,” Rafael dan yang lain pamit pulang.

didepan pintu, ilham sempat mengatakaan sesuatu pada gita.

“maksih ya git udah mau dateng ke taman,, hmm besok aku ke kelas kamu boleh ya ,,” ilham terlihat guup.

“iya,, bolehh,,” ucap gita terispu malu. ilham pun melambaikan tangan,dan niat melangkah,, namun ia kembali lagi.

“oh iya,, satu lagi, “ ilham menggaruk kepalanya sebentar.

“apa ham??” gita penasaran.

“I HEART YOU gita..” ilham langsung berlari mengejar kawan-kawannya yang telah menunggu di gerbang.

gita masih terpaku didiambang pintu. ia tak berniat melangkah sedikitpun sampai ilham dan yang lain hilang dari pandangannya.

“I heart you.. to ilham..” gumam gita sambil tersenyum.

keesokan paginya.

ilham bangun lebih pagi. yang lain masih sarapan di kantin asrama, sedangkan ilham sudah berada di sekolah.

“tumben banget, ilham bangun pagi??” tanya rangga yang sibuk berkutat dengan nasi goreng di hadapannya.

“biasalah,, fall in love syndrome!!” sahut Rafael dengan nada suara bijak.

“wedehhh,, apaan tuh??” dicky ikut berkomentar .

“sindrom jatuh cinta!! intinya ilham itu lagi jatuh cinta beratttt!! begitoooo!!” sergah morgan.

####

pulang jadi lebih awal karena ada rapat guru. seperti biasa, rafael dan kawan-kawan berkumpul di café dekat asrama.

“morgan mana???” tanya bisma yang menyadari kalau morgan tidak bersama mereka.

“tadi dia bilang, , sandra baru pulang dari jerman, dia mau jemput di bandara..” jelas rangga.

sepulang sekolah, morgan memisahkan diri dari yang lain dan segera menuju bandara saat mengetahui, kekasihnya sandra telah datang. dari jerman.

jam menunjukan pukul 9 malam. morgan belum juga pulang ke asrama semenjak pulangs ekolah tadi.

“morgan kemana sih?? jam segini belum pulang..” tanya rangga.

“mungkin masih kangen sama Sandra…” ucap Rafael berusaha positif thingking.

hari makin larut, menunjukan sudah pukul 11 malam. suara langkah morgan terdengar memasuki kamar asrama. ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang. ia terlihat lesu. rafel yang belum tidur pun menghampiri morgan.

“lo kenapa gan?”

“kesetian gue selama ini di anggap sampah !!” ucap morgan, tersenyum getir.

“maksud lo apa sih??” Rafael semakin bingung.

dibandara tadi siang. morgan menunggu bersama penjemput yang lain didepan pintu datangnya para penumpang dari jerman termasuk Sandra. morgan menunggu sampai 3 jam dan Sandra pun muncul, namun ternyata.

“Sandra??” morgan terlihat kaget, begitu pula dengan Sandra.

“mor,, morgan?”

“aku kangen banget sama kamu sayang,,,” morgan berniat memeluk Sandra namun, Sandra terlihat menolak.

“maaf morgan,, “ ucap Sandra, diiringi datangnya seorang lelaki berwajah bule .

“dia siapa?” tanya morgan.

“aku sama cristian..” Sandra melirik lelaki bernama cristian itu.”aku gak bisa bareng sama kamu lagi morgan,, maaf banget..” tanpa berkata apa –apa lagi, Sandra pergi meninggalkan morgan ditengah bandara sendirian.

“dia selingkuh??” tanya Rafael, setelah morgan selesai bercerita.

“kesetian gue dibalas sama perselingkuhan,, “ lagi-lagi morgan tersenyum getir.

“gak selamanya cinta indah,, selalu ada masalah ,, sabar aja gan..”

#####