Minggu, 06 Februari 2011

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART V (fanfict)

#BISMA CALON MAFIA#

morgan tidak jadi berangkat ke bandung, karena Sandra ternyata masih mencintainya. saat itu juga morgan berlari menuju rumah Sandra.

di depan rumah Sandra, dan dengan koper ditangannya. morgan berkali-kali memanggil nama Sandra,.sampai akhirnya seorang pembantu membuka pintu dan menghampiri morgan.

“non Sandra baru saja pergi ..” tuturnya dengan logat jawa.

“kemana?”

“hmm, katanya mau ada acara di hotel milik tuan ..”

dengan segera, morgan berlari mencari taxi dan segera menuju hotel milik ayah Sandra. suasana hotel sudah ramai. sepertinya ada acara yang sedang digelar disana. morgan berniat masuk, namun dihadang oleh dua penjaga di depan pintu. morgan mengaku sebagai teman sekolahnya Sandra dijerman. akhirnya morgan diizinkan masuk.

didalam sudah ada sebuah panggung berukuran sedang. hiasan bunga disana-sini. acara yang sepertinya resmi.semua tamu undangan menggunakan pakaian formal.

“ya, acara puncak akan segera kita mulai…” ucap seorang pembawa acara yang berada diatas panggung diiringi tepuk tangan para tamu undangan. morgan masih sibuk mencari Sandra, sampai akhirnya Sandra terlihat berjalan ke arah panggung menggunakan gaun berwarna putih, sangat anggun.

“san.. Sandra…!!!” panggil morgan sambil menembus kerumunan tamu undangan.

“ya, inilah putri dari direktur kita… sandra dewi….!!!” ucap pembawa acara ,yang lagi-lagi diiringi tepuk tangan. morgan yang melihat Sandra sudah berada diatas panggung akhirnya menghentikan langkah, dan memandangnya dari jauh. tak berapa lama, seorang laki-laki yang taka sing bagi morgan, ikut naik ke atas panggung.

“cristian..” gumam morgan pelan.

“ya, gimana nih perasaan kamu Sandra??” tanya si pembawa acara,sambil menyodorkan mic.

“hmm, aku senang …” Sandra terlihat agak murung saat itu. berbeda dengan cristian yang sedang berdiri disampingnya. dia terlihat bahagia.

morgan melangkah lebih dekat ke panggung. Sandra melihat kehadiran morgan disana menjadi terkejut.

“morgan..” gumam Sandra pelan.

“ya, langsung aja kayaknya ya.. tukar cincin!!” si pembawa acara mengeluarkan sebuah kotak kecil yang berisi dua buah cincin dari saku bajunya.

morgan sangat terkejut. ternyata ini adalah pesta pertunangan Sandra dengan cristian.

“aku sangat senang hari ini, dan Sandra…” ucap cristian dengan bahasa indonesianya yang belum lancar. “will you marry me??” lanjut cristian menggenggam tangan Sandra erat.

“I wanna say something, criss..” Sandra berbisik pada cristian lalu memegang mic dan menghadap para tamu.

“aku , harus jujur tentang semuanya…” ucap Sandra sambil menunduk. diantara tamu undangan, berdiri kedua orang tua Sandra dan juga orang tuan cristian.

“aku mau menikah dengan orang yang aku cintai.. dan bukan karena bisnis semata..” lanjut Sandra dengan butiran air mata mulai mengalir di pipinya.

“maafin Sandra pa.. ma” Sandra memandang kedua orang tuanya.

“aku mencintai orang lain, dan orang itu bukan cristian..!!, aku tau kalau pertunangan ini berpengaruh pada masa depan perusahaan, tapi..” Sandra menghentikan ucapannya, lalu memandang morgan.

“nyatanya perasaan aku gak bisa dipaksa pa,, aku hanya mencintai morgan..” Sandra memberikan mic ditangannya pada si pembawa acara dan berjalan menuruni panggung.

“Sandra..” ucap morgan pelan.

“I heart you sayang..” sahut Sandra lalu memeluk morgan hangat.

cristian menuruni tangga dan meninggalkan acara itu dengan kesal. begitu pula dengan kedua orang tuanya. sedangkan ayah Sandra dan ibunya, menghampiri Sandra dan morgan.

“kalian berdua ..” ucap ayah Sandra dengan mata berkaca-kaca.

“maafin Sandra pa,, Sandra gak bisa bohong soal perasaan ini..” Sandra menangis sambil memeluk ayahnya. sang ayah tak menjawab apa-apa, ia hanya melangkah pergi meninggalkan Sandra.

“pa,,, papa!!! maafin Sandra pa…” Sandra semakin menjadi-jadi. morgan berusaha menenangkan Sandra.

##di taman

sore ini, semua berkumpul ditaman. bisma jadi aneh akhir-akhir ini. sibuk men-drible bola basket sendirian.

“kenapa si bisma??” tanya rangga.

“tau tuh,, dari kemaren maen basket terus..” sahut dicky.

“hhmmm,,, paling karena ada masalah,,” seloroh reza, yang ternyata tidak tidur.

“wedehhhhh.. reza kaga tidur!!! hebattt…” dicky bersorak sambil bertepuk tangan,#dicky is the master of rusuh .. hahaha#

“apa hubungannya ada masalah sama maen basket..?” Rafael ikut heran.

“gue gak sengaja baca surat dari bokap bisma.. katanya setelah lulus SMA, bisma harus jadi penerus bokapnya..” jelas reza sambil meneguk minuman soda.

“wah… jadi mafia dong!!!” ucap dicky dengan keras. seketika rangga langsung menutup mulut dicky dengan tangannya.

ibu bisma meninggal saat ia dilahirkan. dari kecil, bisma dirawat oleh neneknya .namun saat bisma masuk SMA , neneknya meninggal dan bisma memutuskan tinggal diasrama. 17 tahun sudah ,ayah bisma tak pernah menemuinya. sampai akhirnya datang surat dari ayah bisma dan memintanya ikut menjadi geng mafia. ayah bisma yang dikenal bernama sandes, terkenal sebagai ketua geng mafia paling ditakuti. polisi tidak pernah bisa menangkapnya karena jaringannya sudah terlalu luas. bisma yang merupakan anak satu-satunya , diminta sandes untuk menjadi mafia juga.

“bisma mau ga??” tanya rangga,

“kayaknya enggak,, soalnya dari awal juga bisma udah gak suka sama hal yang berbau kejahatan kayak geng mafia gitu,,” jelas reza dengan bijak. #bisa bijak juga nih orang hahah#

bisma memang selalu bermain basket saat dia ada masalah atau dalam keadaan bimbang,. bisma lebih memilih menghabiskan waktunya men-drible bola, dari pada mendatangi bar dan minum-minum seperti orang kebanyakan saat mengalami depresi.

“setelah lulus, bisma pasti bakal di kejar-kejar sama anak buah bokapnya sampe dia mau jadi mafia juga…” tebak dicky dengan wajah serius.

“betul itu…!!!” ucap rangga mengiyakan.

“jadi mafia bukannya enak ya?? kayak di film james bond gitu…” Rafael ikut berkomentar .

“gue rasa bisma gak ada bakat jadi mafia,,, dia lebih bakat jadi… tukang bakso!!!” seloroh dicky sambil tertawa. tiba-tiba dari belakang bisma menghampiri dan memukul kepala dicky menggunakan bolanya pelan.

“gue gak akan jadi mafia,, cukup bokap gue aja. selama ini udah banyak yang jadi korban gara-gara keluarga gue..” tutur bisma sambil mengelap keringatnya.

“maksud lu?” rangga penasaran.

“bokap gue, adalah keturunan ke tiga yang jadi mafia dikeluarga gue. buyut, kakek, dan bokap gue udah jadi bahan omongan disetiap kasus pembunuhan atau pemberontakan..” lanjut bisma.

“gue harap sih, lu jangan jadi mafia juga…” sahut dicky memegangi kepalanya yang masih sakit.

“gue harap juga gitu, jadi mafia gak mudah! harus ngorbanin apapun yang kita punya termasuk nyawa kita sendiri…” bisma menceritakan semuanya.

dicky dan rangga jadi ngeri sendiri. Rafael dan reza justru tertarik dengan kisah bisma.

##malam hari di asrama

morgan baru pulang dan langsung merebahkan tubuhnya diasrama.

“baru pulang jam segini??” ucap ilham menghampiri morgan.

morgan tersenyum sambil memejamkan matanya. otomatis semuanya jadi bingung.

“lu kenapa sih gan?? kepentok meja?” tebak dicky.

0 komentar:

Posting Komentar