I Love Them~~

Mereka adalah teman dekat ku sejak duduk dibangku SMA sampai sekarang

Segitiga Bermuda

Segitiga Bermuda yang misterius..

Bisma SMASH menerima komen negatif

Walaupun mendapat berbagai komen negatif, Bisma tetap semangat

Me and My Virtual Community

Perkembangan teknologi media dari masa ke masa selalu memiliki dampak bagi kehidupan sehari-hari

Kamis, 04 Desember 2014

I Love Them~~

Haai, mereka adalah temen deket aku di SMA. Dan semoga aja sih ngga cuma di SMA aja, tapi bisa sampai berlanjut hingga kita tua nanti..Aamiin O:) . Nih aku kenalin satu-satu dari kiri bawah yaa..

  •  Pertama ada Zeni. Dia itu orangnya ramah, ga terlalu cerewet, chairmate aku pas dikelas 10, suka bengong sendiri kadang-kadang-_-. 

  • Kedua Fenty. Dia orangnya cerewet, kepo, suka ngayal yang ngga-ngga aja, gampang dibohongin, punya sepatu yang ukurannya lebih gede daripada kakinya.

  • Ketiga Sabrina, biasa dipanggil Sabe. Tapi aku suka manggil dia mba Anca :D. Termuda dari kita ber-9, suka nyelekit kalo ngomong :(, blak-blakkan, suka berfikir dewasa, anak MP (jago banget matahin besi), kalo urusan hati jangan suka ditanyain deh ya mending._. hehee peace sab..

  • Keempat Olivia. Suka gila sendiri, bawel, suka berisik kalo udah ketemu sama si Kiki, lemot, suka ga fokus anaknya.

  • Kelima ada Kiki. Suka anime dan hal-hal yang berbau Jepang, lemot juga kadang, cerewet, suka aku tinggalin sendiri kalo lagi jalan berduaan(dan dia ga sadar-_-), suka sama anime.

  •  Keenam ada si Gita (Miss rempong). Dia anaknya suka banget ribet sendiri, sampai suatu hal yang tidak terlalu rumit jadi rumit kalau sama dia. 'Guru Besar' sebutan itu ada karena ya memang diantara kami dialah yang menurut kami terpintar. Tapi.....kalau udah lemot, astaga...taulah ya gimana perasaan kita, huhuhu :(

  • Ketujuh ada Anum (yang berdiri sebelah kanan). Cantik sih tapi tetep aja kalau udah gila yaaa gitu deh hahaha. Dia sekarang udah jadi anak gaul Mercu *cie Anum ciee*, suka sama Justin Bieber, suka warna merah.

  • Kedelapan, ini diaa yang paling tua diantara kita....*jengjengjeng* ada INDRI *yeeeaaaayyy!!!* lahir tahun 95. Anaknya gila juga, gokil, seru, dan dia adalah guru kedua kita setelah Gita. Suka nginep dirumah aku atau Sabe buat main aja atau ngerjain tugas. Menurut dia, masalah percintaan yang paling rumit selama yang pernah dia jalanin adalah pas di SMA (ya memang SMA itu adalah masa-masa puber, hehehe)

Udah dulu ya perkenalannya, oh iya yang kerudungnya warna putih deket sama Anum itu AKU!! hehe. Sifat-sifat yang aku sebutin itu masih beberapa ya.. Masih ada banyak lagi selain itu, yang ga bisa dijelasin satu-satu. Dan kemungkinan ada sifat yang mungkin ga wajar *eh hihi :D. Sekian ceritanya, terima kasih karena sudah membaca :) 

Sabtu, 02 April 2011

BISMA SM*SH MENERIMA KOMEN NEGATIF DI SAAT BERBUAT POSITIF

Susah-senang Bersama Teman

Sejak terkenal, Bisma ngaku nggak ada yang berubah dari kehidupan pribadinya. Apalagi hubungan dengan teman-temannya di Bandung, nggak ada tuh yang ngecap cowok berkawat gigi ini sombong. Dia cerita, kalau lagi pulan ke kampung halamannya, suasananya kayak Lebaran gitu. “Soalnya saya pasti ramean sama temen-temen keliling rumah temen yang lain, seru deh.”

Dari dulu, Bisma memang ngerasain susah-senang sama teman-temannya ini, main musik bareng, jalan bareng, sampai nggak punya uang juga bareng. “Kalau sudah nggak punya duit, biasanya kita bikin mi instan terus makan rame-rame, ha ha ha…,” katanya. Kebiasaan itu sampai sekarang masih nggak berubah, loh.

Bandelnya Postif

Ngomongin teman, sebenarnya Bisma kayak apa sih dulu di sekolah? Cowok yang jago breakdance ini bilang kalau dia sih sebenarnya murid yang pintar biarpun agak bandel. Tapii….bandelnya masih di jalur yang positif kok, makanya dia nggak pernah punya musuh plus “terkenal” di kalangan guru sekolahnya. Pemilik nama lengkap Bisma Karisma ini juga bilang kalau dia tipe cowok yang supel sama siapa saja, jadi jangan heran kalau dia punya banyak teman.

Ada satu momen yang nggak bias dilupain Bisma pas sekolah. “Waktu ulang tahun, saya dikerjain sama teman-teman satu sekolah. Saya dipasung di tengah lapangan basket dan disiram sama berbagai macam air. Selesai disiram, saya diangkat trus diceburin ke lumpur yang ada di dekat sekolah, soalnya waktu itu baru selesai hujan. Sial! Ha ha ha….,” cerita Bisma seru.

Si Anak Mami

Keluarga jadi hal yang penting banget buat Bisma. Biar sering keluyuran ke luar rumah bareng temennya, tapi dia punya hubungan yang kuat sama ortu dan anggota keluarga yang lain. Makanya sekarang Bisma nerasa homesick banget harus berminggu-minggu nggak pulang ke rumah. Katanya sih dia kangen banget sama suasana rumahnya di Bandung.

“Saya itu dibilang anak mami, tapi karena cowok pasti suka berontak juga. Berkat sifat anak mami ini sifat berontak saya jadi terbatas, jadi seimbanglah,” ucap cowok kelahiran 27 November 1990 ini. Terbukti deh jiwa pemberontak cowok cute ini sama sekali nggak bikin dia salah pergaulan, tuh.

Malah Bisma bilang kalau keluarganya juga dekat dengan teman-temannya. Hubungan baik ini bikin dia ngerasa nyaman banget kalau lagi kumpul bareng mereka. Karena kenal sama hampir semua temannya, keluarga Bisma juga nggak pernah ngelarang cowok berkulit bening ini jalan sama mereka. “Pokoknya hubungan saya, keluarga dan sahabat hangat pisan lah,” katanya dengan logat Sunda yang kental.

Ngulik Dance

Ditanya sejak kapan belajar breakdance, salah satu jenis tarian yang jadi keahliannya, dengan bercanda Bisma menjawab, “Sejak dikandungan mama, soalnya saya lahir dengan posisi sungsang jadi kayak headstand gitu deh, he he he…,” Biar bercanda cowok ini mengaku memang sudah nge-dance sejak kecil, tuh. Ngeliat oang lain menari jadi salah satu kesenangan tersendiri buat dia.

Awalnya waktu masih kelas 6 SD, Bisma sering main games Dance Dance Revolution (DDR) dan dari sini mulai kenal berbagai gerakan dasar breakdance. Karena ditekuni banget, akhirnya dia mulai ikut berbagai lomba dance tingkat nasional. Akhirnya, setelah itu baru deh Bisma gabung ke tim breakdance di Bandung bernama Dawnsquad, dan sejak itu dia jadi tambah ahli sama jenis tarian ekstrem ini.

“Karena saya suka banget sama dunia dance, jadi semua jenis dance hip hop saya ulik. Sekarang selain breakdance, saya juga bisa dance new-style hip hop, modern, poppin’, lockin’, krumpin’, dan wackin’,” katanya. Bertahun-tahun nge-dance, Bisma bersyukur banget karena nggak pernah sampai patah tulang. Biasanya sih dia Cuma ngalamin memar, salah urat, sama luka sobek.

Biar sudah jago nge-dance, cowok yang punya binatang peliharaan monyet ini tetap excited buat belajar jenis tarian yang lain, loh. “Sampai sekarang sih saya belum kesampaian belajar tari kontemporer, jazz, sama jaipong,” kata Bisma tertawa.

Peace and Respect!

Kemunculan SM*SH di dunia music Indonesia memang jadi obrolan panas, ada yang suka tapi banyak juga yang mencela. Bisma sih nggak ngambil pusing sama omongan nggak enak yang dia dengar dan mencoba buat tetap berpikir positif. “Saya terkesan sama mereka yang nggak suka sama SM*SH, di saat kami lagi melakukan hal yang positif, mereka Cuma bisa bicara negative. Peace and respect aja lah ke sesama.”

Korban Geng Motor Brutal

Kayaknya sih cobaan pro-kontral SM*SH ini nggak ada apa-apanya dibanding musibah yang menimpa Bisma beberapa tahun lalu. Sadar nggak kalau telunjuk kiri cowok asli Bandung ini cuma setengah? Yup, dia kehilangan setengah jarinya akibat dikeroyok sama sebuah geng motor. Bisma sendiri sama sekali bukan anggota kelompok pemuda berandalan ini, tapi waktu itu bisa dibilang dia memang lagi sial saja.

“Jadi malem itu saya lagi pulang ke rumah naik motor, eh tiba-tiba langsung dikeroyok sama gerombolan geng motor yang lewat padahal saya nggak salah apa-apa. Lukanya parah banget dan saya dapat 250 jahitan si seluruh badan. Tapi yang paling parah ya telunjuk saya ini jadi tinggal setengah,” ceritanya.

Dia mengaku ikhlas sama apa yang dialaminya. Memang sih awalnya dia ngerasa shock banget sama kejadian itu, tapi Bisma bilang kalau dia belajar dari ilmu ikhlas dan sudah maafin mereka.

Sabtu, 12 Februari 2011

SEVEN MAN AS SEVEN HEROES PART VI (fanfict)

#bisma dan para mafia#

seseampainya diasrama. morgan langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang. memejamkan matanya lalu tersenyum. #lho?? ada apa inihhh??#

“lu kenapa gan??” tanya ilham menghampiri morgan.

morgan bengun dari tidurnya ,melangkah ke arah sofa dan menyandarkan tubuhnya diatas sofa itu,

“yahh,, nih bocah mabok kali ya?” seloroh rangga yang sedang… #apa lagi kalau bukan lagi makan?#

“si morgan abis keselek buku tulis kayaknya,,,!!!” sahut dicky dengan polosnya. #admin Cuma bisa ngelus dada,, ahahaha#

“what happened whit you boy???” sapa Rafael yang baru muncul dari dapur.

setelah kekacauan pesta pertunangan Sandra beberapa waktu lalu. morgan memberanikan diri menemui ayah Sandra ,tentunya ditemani sandra.

“saya serius kok oom sama Sandra,,,” ujar morgan ditengah perbincangan.

“yang benar????”

“iya oom, “

“oke kalau gitu, kebahagian Sandra adalah kebahagiaan oom juga. walaupun perusahaan oom terancam bangkrut, tapi Sandra lebih penting.,” jelas ayah Sandra sambil memandang Sandra yang duduk disamping morgan.

“ohhh ternyata restu dari bokap Sandra yang bikin lu senyum-senyum??” sahut bisma.

ayah Sandra menyetujui hubungan Sandra dengan morgan. #yeeaaayyy sorak sorayy bergembiraaaa#.

###beberapa waktu berlalu. liburan semester tiba.

morgan diajak keluarga Sandra untuk liburan di Bali. Rangga ,reza, dicky dan ilham memutuskan untuk pelang ke bandung menemui keluarga mereka. tersisa Rafael dan bisma yang masih betah di asrama dimusim liburan begini.

“liburan lahhh biss.. bĂȘte di asrama mulu!” usul Rafael saat mereka berdua pergi ke bazar dipusat kota.

“hmm kalo ke bandung bosen, ke ancol apa lagi!! “

“monas!!!” sergah Rafael dengan semangat.

“beuhhhh!!! ank bocah banget deh ide lu !!” sergah bisma. mereka berdua berjalan-jalan, sampai matahari terbenam. kendaraan tidak ada yang melintas menuju asrama mereka berdua, jalan ditutup karena ada bazaar. mau tak mau, isma dan Rafael pulang berjalan kaki. disebuah jalan sepi, bisma merasa ada yang mengikutinya.

“tunggu dehh ..” ucap bisma tiba-tiba sambil menghetikan langkahnya.

“kenapa bis??” tanya Rafael ikut menghentikan langkahnya.

“kok kayaknya gue ngerasa kalo kita lagi di ikutin sama orang ya??”

“jangan nakutin gue lah bis!! udah ah perasaan lu aja kali..” Rafael jadi paranoid. ia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ,namun tak ada siapa-siapa selain mereka. akhirnya mereka berdua memutuskan berjalan kembali dan tak menghiraukan ucapan bisma tadi.

bisma menghentikan langkahnya lagi, lalu memegang bahu Rafael.

“tunggu!! kali ini gue yakin kalo kita diikutinn!!” bisma membalikan tubuhnya dan memastikan ada yang mengikuti mereka.

“udahlah bis..Cuma perasaan lu doang!” lagi-lagi Rafael tidak percaya.

“siapapun kalian,, keluar sekarang juga!!” teriak bisma. dia yakin bahwa ada yang mengikutinya. Susana semakin aneh saat bayangan muncul dari balik sebuah gedung tua. Rafael semakin paranoid. bisma memfokuskan pandangannya ke bayangan itu. lalu.. terdengar suara langkah mendekati bisma dan rafael yang tengah berdiri mematung disana.

“kali ini gue percaya bis sama lu!!” gumam Rafael ,berdiri dibelakang bisma.

“hebattt sekali..” ujar seorang laki-laki ber-jas hitam dan berkaca mata hitam si pemilik banyangan tadi.

“papa?” gumam bisma. lalu semua anak buah sandes yang mengikuti bisma tadi, muncul dari persembunyiannya. (sandes : nama ayah bisma)

ternyata bisma telah diikuti oleh geng mafia pimpinan ayahnya sendiri sejak tadi pagi.

“insting kamu memang bagus bisma,, itu sebabnya papa mau kamu jadi penerus papa! “ ujar sandes dengan cerutu ditangannya. sandes melangkah mendekati bisma. “jadilah pemimpin mafia ,, bisma..” lanjut sandes memegang bahu bisma.

bisma tak menjawab. pandangannya lurus kedepan. tak melirik sandes sedikitpun.

“papa, ingin kamu.. menjadi mafia handal di jaringan mafia tingkat internasional..” ujarnya lagi.

“bisma gak mau..” jawab bisma datar. sandes tersenyum getir. obsesi terbesar sandes adalah membuat bisma menjadi pemimpin besar mafia.

“baiklah,, mungkin kamu Cuma butuh waktu bisma.. “

“bisma gak butuh waktu.. sampe kapan pun bisma gak akan jadi mafia,,” bisma menatap sandes tajam. wajah sandes mulai terlihat emosi. tangannya merogoh saku, seperti mengambil sesuatu.ternyata sebuah pistol. beberapa saat kemudian pistol itu sudah ada ditangan kanannya. Rafael yang menyadari kalau sandes telah bersiap menembak bisma langsung mendorong sandes hingga terjatuh. tembakan sandes meleset. seketika semua anak buah sandes mengeluarkan senjata yang telah dipersiapkan mereka masing-masing dari sakunya. semuanya membidik ke satu arah, yaitu RAFAEL.

“tunggu..! “ teriak sandes sambil berusaha untuk berdiri.

“jangan ganggu Rafael!” ancam bisma.

“tak ada yang mengganggu temanmu bisma,,,” sandes melangkah mendekati Rafael, namun bisma menahannya. sandes kembali menunjukan wajah emosi sambil menatap bisma.

bisma dan Rafael berniat melangkah pergi. namun anak buah sandes yang lain menghadang mereka.

“tanda tangani kontrak ,,lalu kamu boleh pergi..” ujar sandes. lalu seorang anak buah sandes menyerahkan sebuah map berisi kontrak pada bisma. bisma tak menghiraukan dan kembali melangkah. namun, lagi-lagi dihadang.

“minggir!” ucap bisma dingin. ucapan bisma tak dihiraukan. bisma tak suka hal-hal yang membuang waktu . “minggir …” kali ini dengan nada suara sangat kesal. lalu…

“BUKKKK!!!” bisma memukul salah seorang yang menghadangnya hingga jatuh tersungkur. perkelahian terjadi. kini bisma dan Rafael harus melawan sekitar 10 orang anak buah sandes. sandes justru melangkah pergi entah kemana.

“bisma.. lu yakin bakal ngelawan segini banyak orang??” bisik Rafael yang berdiri membelakangi bisma.

“lawan aja lah…” sahut bisma yang juga berdiri membelakangi Rafael.

satu persatu anak buah sandes maju dan melontarkan pukulan mereka ke arah bisma dan rafael. namun dengan sigap semua pukulan itu ditangkis dengan mudahnya. sesekali bisma dan Rafael terkena pukul, dan wajah mereka sedikit memar. dan perkelahian itu berakhir.

“ahhh,,, liburan begini amat si??” keluh Rafael memegangi pelipisnya yang membiru.

“setelah gue lulus bakaln lebih parah dari ini…” jawab bisma memegangi sudut bibir kanannya yang berdarah.

mereka berdua melangkah gontai menyusuri jalan yang sepi menuju asrama. dengan luka dibeberapa bagian tubuh mereka, bisma dan Rafael menahan sakitnya.

##sementara itu,,,

“apaaa???” sandes terlihat marah saat mengetahui semua ank buahnya tak ada yang bisa mengalahkan bisma dan Rafael..

“susun rencana untuk buat mereka kapok!!!!” ujar sandes sambil menghisap cerutunya.


ada lanjutannya lagi di part VII!!


BY : SM*SH FANFICT COMUNITY :)